Kuburan Keramat

Image result for tpu jeruk purut'

Namaku Doel, aku ingin menceritakan pengalaman anehku ketika sedang tersesat disebuah kuburan yang dikatakan sangat keramat. Cerita ini bermula ketika aku pulang dari rumah temanku dan aku pun dengan terpaksa harus melewati sebuah komplek kuburan keramat.

Awalnya pada saat itu aku mengunjungi rumah temanku hanya untuk melakukan silahturahmi dan rencananya juga aku ingin menginap di rumah temanku. Namun, karena aku mengingat jika besok pagi aku akan mengantar ibuku untuk kota, mau tidak maupun aku harus kembali kerumah.

Setelah berpamitan pulang dengan temanku dan juga keluarganya, aku pun segera pulang ke rumah. Pada awalnya semua terlihat aman-aman saja, namun ketika aku ingin melewati jalan yang biasa kulewati, jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu karena ada acar. Jadi mau tidak mau aku pun harus melewati kuburan keramat yang ada didaerah tersebut.

Waduh, apakah aku memang harus melewati kuburan tersebut, ucapku dalam hati. Dengan perasaan yang ragu dan takut, aku pun memutar balik motorku dan kemudian aku berjalan masuk kedalam komplek kuburan keramat tersebut. Dengan sangat hati-hati, aku pun berjalan melewati setapak antara kuburan-kuburan yang ada dikomplek tersebut. Kalau masalah dari luas kuburan keramat tersebut, mungkin untuk menuju pintu 1 ke pintu yang lainnya mungkin hanya akan memakan waktu sekitar 1 menit saja. Namun aku merasa aneh karena telah 5 menit aku menyusuri komplek kuburan keramat tersebut, pintu keluar pun masih belum terlihat.

Makam ini sebenarnya tidak dapat dilewati oleh sembarangan orang untuk melintas, namun kalau sudah terpaksa sebetulnya tidak ada masalah, yang penting kita bisa menjaga sikap kita saja. Didalam komplek pemakaman ini terlihat kuburan sepupuh dan orang-orang yang sangat dihormati pada jamannya. Ketika melewati tempat seperti ini, aku selalu mengatakan " Permisi, numpang lewat"ketika ingin melintas agar dapat  selamat hingga tujuan.

Aku pun merasa gelisah sebab telah 10 menit aku masih belum keluar dari pemakam tersebut. Aku pun mulai kebingungan dan ingin menangis rasanya pada saat itu karena aku sudah sangat ketakutan sekali.  Sambil memandang ke arah kiri dan kanan untuk mencari pintu keluar, aku pun melihat seorang bapak-bapak tua yang sedang berjalanan berlawanan arah kepadaku. "deg-deg-deg" jantungku pada saat itu pun berdebar dengan sangat kencang."apakah ini orang beneran atau hantu?" tanyaku dalam hati.

Bapak itu menghampiriku dan kemudian bertanya " mau kemana?". Aku tidak menjawabnya dan hanya berjalan lurus saja kedepan dan aku seolah-olah tidak melihat bapak tersebut. "Bingung mencari pintu keluarnya?" tanya bapak tersebut. Aku pun segera mematikan motorku , mungkin bapak ini memang seorang manusia, dari cara bicaranya terlihat sangat ramah. Bapak tersebut pun menghampiriku dan bertanya "mau ditunjukin pintu keluar?"ucap bapak tersebut. "iya pak, tologn bantu saya, soalnya saya kebingungan untuk mencari pintu keluar" ucapku.

"Ayok, bapak tunjukin pintu keluarnya"ucap bapak tersebut. Aku pun mengikuti bapak tersebut dari belakang menggunakan motorku dan aku mengira jika bapak ini merupakan juru kunci dari pemakaman keramat ini, jadi hatiku mulai tenang. Ketika berjalan mengikuti bapak tersebut, perasaan anehku pun mulai muncul.  Sebab sudah 3 menit berjalan dan aku masih belum bisa menemukan pintu keluar dari kuburan keramat ini. aku pun bertanya kepada bapak tersebut, "apakah masih jauh pak"? bapak itu kemudian membalikkan badannya dan melihatku. "besok saja jika ingin pulang, bermalam saja dulu disini". jawab bapak itu dan kemudian ia pun kembali masuk kedalam makam dan menghilang.

Aku sendiri bahkan tidak percaya dengan apa yang telah aku lihat dan seluruh tubuhku tiba-tiba merinding hingga aku pingsan ditempat pada saat itu. Pada esok harinya setelah aku bangun, aku pun sangat shock karena aku semalamam tidur dikuburan tersebut dan memeluk gundukan tanah makam tersebut.  Aku pun segera bangkit dan mulai menyalakan motorku yang tergeletak disampingku kemudian aku langsung mengebut menuju kerumah. Setelah tiba dirumah, aku pun menceritakan semua kejadian yang aku alami semalam dan mereka hanya menertawakan ketika mereka mendengarkan ceritaku. Mereka mengira aku tidak pulang kerumah semalam karena aku menginap dirumah temanku.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.